Breaking News
Loading...
Minggu, 26 Mei 2013

Modul 8. Array pada c++. bag 2

      Pada modul sebelumnya sudah dijelaskan mengenai dasar-dasar array, pada modul kali ini akan menjelaskan mengenai materi lanjutin array yaitu mengenai pengurutan, pencarian, serta array multidimensi. Berikut saya bagikan source code dari beberapa program terakait dengan meteri kali ini, serta video tutorial.

Source modul 8.1 /Pengurutan Array
Berikut adalah source code program pengurutan array 1 dimensi seperti pada modul 8.1. Pengurutan tersebut dapat dilakukan secara ascending maupun descending. Tujuan dari pengurutan ini adalah untuk mempercepat dari pemrosesan data.


Video 1. Pengurutan Array

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
/*Modul 8-1
Pengurutan Array
Nama : Ketut Agus Seputra
NRP  : 49013018
==========================*/
#include <iostream>//header input ouput stream
using namespace std;//standard input-ouput
int main()
{
       int A[7];//Deklarasi array A dengan jumlah elemen 7
       int j, k ,C, temp;/*deklarasi variabel j,k,c,temp
       yang digunakan untuk pertukaran data*/
       cout<<"Masukkan nilai pada elemen array : \n";
       for (int c = 0; c < 7; c++)/*perulangan
       dari 0 sampai dengan 0<jumlah elemen array,
       guna menerima masukan nilai sesuai dengan indeks array
       yang mengacu pada nilai perulangan c*/
       {
              cout<<"A["<<c<<"] = ";
              cin>>A[c];
       }
       cout<<"\nNilai elemen array yang sudah dimasukkan : \n";
       for (int c = 0; c < 7; c++)/*perulangan
       dari 0 sampai dengan 0<jumlah elemen array,
       guna menampilkan array nilai sesuai dengan indeks array
       yang mengacu pada nilai perulangan c*/
       {
              cout<<"A["<<c<<"] = "<<A[c]<<endl;
       }
       cout<<"Nilai yang sudah dirutkan : \n";
       int jmaks, U=6;
       for ( j = 0; j < 6; j++)/*perulangan untuk menentukan
       indeks nilai array yang pertama*/
       {
              jmaks=0;
              for ( k = 1; k <=U; k++)/*perulangan
              untuk menentukan nilai array kedua*/
              {
                     if (A[k]>A[jmaks])/*pertukaran dilakukan
                     jika array [k] lebih besar dari array[jmaks]*/
                     {
                           jmaks=k;
                     }
              }
              temp=A[U];
              A[U]=A[jmaks];
              A[jmaks]=temp;
              U--;
              /*proses pertukaran nilai dengan menggunakan
              sebuah variabel temp*/
       }
       for (int c = 0; c < 7; c++)/*perulangan
       dari 0 sampai dengan 0<jumlah elemen array,
       guna menampilkan array nilai sesuai dengan indeks array
       yang mengacu pada nilai perulangan c*/
       {
              cout<<"A["<<c<<"] = "<<A[c]<<endl;
       }
       system("pause");
       return 0;/*mengembalikan nilai nol
              karena fungsi bertipe int, mengembalikan nilai nol
              sama halnya dengan fungsi tersebut tanpa nilai balikan*/
}

Source modul 8.2/Array Multidimensi
Berikut adalah source code program array multi dimensi seperti pada modul 8.2. Array multidimensi adalah array yang terdiri dari beberapa subskrip array. Array 2 dimensi memiliki 2 subskrip array, array 3 dimensi memiliki 3 subskrip array, begitu seterusnya. Array multidimensi sering digunakan untuk melakukan proses perhitungan dengan menggunakan matriks.


Video 2. Array Multi Dimensi

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
/*modul 8-2
array multidimensi
Nama : Ketut Agus Seputra
NRP  : 49013018
===========================*/
#include <iostream>//header input ouput stream
using namespace std;//standard input-ouput
int main()
{
       typedef int Matriks[3][2];/*deklarasi sebuah prototipe
       matriks bertipe integer yang akan dipanggil oleh bebera matriks yang memiliki
       ordo yang sama*/
       Matriks A, B, C;/*deklarasi matriks A, B, C
       dengan memanggil prototipe matriks*/
       int j, k;/*deklarasi variabel j, k bertipe integer
       guna melakukan perulangan*/
       cout<<"Masukkan Nilai elemen matriks A : \n";
       for ( j = 0; j < 3; j++)/*perulangan dari j=0 sampai
       j<3 untuk menentukan baris sebanyak 3*/
       {
              for ( k = 0; k < 2; k++)/*perulangan dari k=0 sampai
       k<2 untuk menentukan baris sebanyak 2*/
              {
                     cout<<"A["<<j<<"]["<<k<<"] = ";
                     cin>>A[j][k];/*menerima masukan nilai
                     yang dimasukkan ke indeks j dan k, untuk
                     nilai setiap menentukan isi baris dan kolom matriks
                     pada matriks A*/
              }
       }
       cout<<" Nilai elemen matriks A : \n";
       for ( j = 0; j < 3; j++)/*perulangan dari j=0 sampai
       j<3 untuk menentukan baris sebanyak 3*/
       {
              for ( k = 0; k < 2; k++)/*perulangan dari k=0 sampai
       k<2 untuk menentukan baris sebanyak 2*/
              {
                     cout<<A[j][k];/*menampilkan matriks
                     yang mengacu pada indeks j dan k, untuk menampilkan
                     isi setiap baris dan kolom matriks pada matriks A*/
              }
              cout<<"\n";
       }
       cout<<"Masukkan Nilai elemen matriks B : \n";
       for ( j = 0; j < 3; j++)/*perulangan dari j=0 sampai
       j<3 untuk menentukan baris sebanyak 3*/
       {
              for ( k = 0; k < 2; k++)/*perulangan dari k=0 sampai
       k<2 untuk menentukan baris sebanyak 2*/
              {
                     cout<<"B["<<j<<"]["<<k<<"] = ";
                     cin>>B[j][k];/*menerima masukan nilai
                     yang dimasukkan ke indeks j dan k, untuk
                     nilai setiap menentukan isi baris dan kolom matriks
                     pada matriks B*/
              }
       }
       cout<<" Nilai elemen matriks B : \n";
       for ( j = 0; j < 3; j++)/*perulangan dari j=0 sampai
       j<3 untuk menentukan baris sebanyak 3*/
       {
              for ( k = 0; k < 2; k++)/*perulangan dari k=0 sampai
       k<2 untuk menentukan baris sebanyak 2*/
              {
                     cout<<B[j][k];/*menampilkan matriks
                     yang mengacu pada indeks j dan k, untuk menampilkan
                     isi setiap baris dan kolom matriks pada matriks B*/
              }
              cout<<"\n";
       }
       cout<<"Hasil Operasi Penjumlahan Matriks A dan B adalah :\n";
       for ( j = 0; j < 3; j++)/*perulangan dari j=0 sampai
       j<3 untuk menentukan baris sebanyak 3*/
       {
              for ( k = 0; k < 2; k++)/*perulangan dari k=0 sampai
       k<2 untuk menentukan baris sebanyak 2*/
              {
                     C[j][k]=A[j][k]+B[j][k];/*proses pertambahan matriks
                     dilakukan dengan cara menambahkan nilai indeks baris dan kolom yang     sama
                     antara matriks A dan matriks B, sehingga mendapatkan hasil berupa
                     matriks C dengan ordo yang sama*/
              }
       }
       for ( j = 0; j < 3; j++)/*perulangan dari j=0 sampai
       j<3 untuk menentukan baris sebanyak 3*/
       {
              for ( k = 0; k < 2; k++)/*perulangan dari k=0 sampai
       k<2 untuk menentukan baris sebanyak 2*/
              {
                     cout<<C[j][k];/*menampilkan matriks
                     yang mengacu pada indeks j dan k, untuk menampilkan
                     isi setiap baris dan kolom matriks pada matriks C.*/
              }
              cout<<"\n";
       }
       system("pause");
       return 0;/*mengembalikan nilai nol
              karena fungsi bertipe int, mengembalikan nilai nol
              sama halnya dengan fungsi tersebut tanpa nilai balikan*/
}

Source modul 8.3/Inisialisasi Array multidimensi
Berikut merupakan source code dari program inisialisasi array multidimensi pada c++ sesuai dengan modul 8.3

Video 3. Inisialisasi Array Multidimensi

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
/*Modul 8-3
Nama : Ketut Agus Seputra
NRP  :49013018
==========================*/
#include <iostream>//header input ouput stream
using namespace std;//standard input-ouput
int main()
{
       cout<<"Nama : Ketut Agus Seputra\n";
       cout<<"NIM  : 49013018\n";
       cout<<"============================\n";
       float A[4][4]={1,2.4,3.2,4.3,5,6,7,8,3,2,2,1,2.3,2,3,2.2};
       /*inisialisasi array A bertipe float*/
       int i, j;//deklarai variabel i, j untuk melakukan perulangan
       cout<<"Aplikasi Matriks Ordo 2x4 \n";
       for ( i = 0; i < 4; i++)/*perulangan dari i=0 sampai
       i<4 untuk menentukan baris sebanyak 3*/
       {
              for ( j = 0; j < 4; j++)/*perulangan dari j=0 sampai
       j<4 untuk menentukan baris sebanyak 3*/
              {
                     cout<<A[i][j]<<"\t";/*menampilkan matriks
                     yang mengacu pada indeks i dan j, untuk menampilkan
                     isi setiap baris dan kolom matriks pada matriks A*/
              }
              cout<<"\n";
       }
       system("pause");
       return 0;/*mengembalikan nilai nol
              karena fungsi bertipe int, mengembalikan nilai nol
              sama halnya dengan fungsi tersebut tanpa nilai balikan*/
}

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer