Breaking News
Loading...
Kamis, 25 April 2013

Array Multidimensi, Pointer, dan Struct

       Kembali lagi dengan postingan source code c. mungkin teman2 sudah bosan melihat postingan-postingan saya sebelumnya hanya berkutat pada source code c. ya memang,, saya juga bosan.., tapi apalah daya, memang kewajiban daya, dan baru sampai disana kemampuan saya. Disamping karena keterbatasan waktu juga terbatas pada pengetahuan bidang programing. hehehehehe.. tapi ga apa, yang penting postingan saya pasti bermanfaat.. keep smile kawan.... programing tu menyenangkan, tapi lebih menyenangkan lagi nonton film sama main game.. baik to the point aja. kali ini saya akan membagikan source code yang materinya ada pada judul postingan ini. Dan seperti biasa juga terdapat video mengenai pembuatan program inputan data mahasiswa menggunakan struct. kebetulan juga saya mendapatkan mandat untuk mendokumentasikan program soal latihan modul VI.i. Berikut video dan source codenya.

video 1. Dokumentasi Program
Coding 1
Source CodeLatihan modul VI2.4
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main(void)
{
       int k, ANGKA[5]={10,20,30,40,50};
       char *kal = "Hubungan antara Pointer dan Array";
       printf("%s\n\n",kal);
       for (k=0;k<5;++k)
       {
       printf("ANGKA[%d] = %d *(ANGKA+%d) = %d \n", k, ANGKA[k],*(ANGKA+k));
       }
       getch();
       return 0;
}


Deskripsi Singkat
Penggalan kode program diatas merupakan penggalan kode program menampilkan anggota array. Dimana program tersebut merupakan soal dari latihan 2.4 modul VI.
Berikut dapat dijelaskan mengenai algoritma program tersebut.
1.    Program ini akan menampilkan anggota array angka. Seperti pada baris 5.
2.    Dimana yang ditampilkan adalah dengan cara memanggil alamat dari array tersebut. Seperti pada baris 6, 10.
3.    Berikut hasil program dapat dilihat pada gambar 1.
Gambar 1. Tampilan program latihan VI2.4


Coding 2
Source CodeLatihan modul VI2.5
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main(void)
{
       int *umur; //Deklarasi array dengan pointer
       int jml_sak, k = 0;
       printf("Ketikan jumlah saudara kandung Anda>");
       scanf("%d",&jml_sak);
       umur = (int*)malloc(sizeof(int)*jml_sak); /*alokasi memori dinamis*/
       if(!umur)
       {
       printf("Memory tidak tersedia!\n");
       system("pause");
       return 0;
       }
       printf("Ketikan umur saudara kandung Anda\n");
       for (k = 0;k < jml_sak;k++)
       {
       printf("#%d ",k+1);
       scanf("%d",&umur[k]);
       }
       /*menampilkan data umur*/
       printf("Data umur yang tadi Anda masukan:\n");
       for (k=0;k<jml_sak;k++)
       printf("#%d %d\n",k+1,umur[k]);
       /*men-dealokasikan memori dinamis*/
       free(umur);
       umur = NULL;
       system("pause");
       return 0;
}

Deskripsi Singkat
Penggalan kode program diatas merupakan penggalan kode program menampilkan anggota array dengan memanggil alamat memori array tersebut secara dinamis. Dimana program tersebut merupakan soal dari latihan 2.5modul VI.
Berikut dapat dijelaskan mengenai program tersebut.
1.    Pada program sudah dideklarasikan array umur dengan pointer untuk menyimpan alamat dari umur yang dimasukkan. Seperti pada baris 5.
2.    Program membuatkan fungsi untuk mengalokasikan array umur tersebut sesuai dengan jumlah anggotanya pada memori secara dinamis, jika alamat tidak tersedia maka akan muncul sebuah pesan, dan program tidak akan dilanjutkan. Seperti pada baris 8 sampai 14.
3.    Jika memori tersedia maka program akan dilanjutkan dengan memasukkan jumlah saudara kandung, dimana jumlah saudara kandung tersebut akan menjadi jumlah anggota array umur. Seperti pada baris 16s/d 21.
4.    Setelah seluruh anggota array dimasukkan maka program akan menampilkannya pada layar peraga seperti pada pada baris 23 s/d 25.
5.    Setelah semua proses sudah dilalui, maka programa akan mendialokasikan memori kembali, seperti pada baris 27, 28.
6.    Berikut hasil program dapat dilihat pada gambar 2.
Gambar 2. Tampilan program latihan VI2.5

Coding 3
Source CodeLatihan modul VI3.1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main(void)
{
       int k;
       struct tanggal {
       int hari;
       int bulan;
       int tahun;
       };
       struct biodata {
       char nama[20];
       struct tanggal lahir; //Struktur di dalam struktur
       char asal[20];
       };
       struct biodata pribadi[7] = {"Uban", 11, 4, 1997,"Pinrang",
       "Jono", 5, 11, 1986,"Jakarta",
       "Mora", 17, 5, 1992,"Denpasar",
       "Marla", 11, 9, 2001,"Subang",
       "Nira", 2, 4, 1987,"Samarinda",
       "Sharon",12, 9, 1993,"Ambon",
       "Susan", 4, 12, 2000,"Padang"};
       printf("Nama \t Tahun Lahir \t Asal \n");
       printf("---- \t ----------- \t ---- \n");
       for (k=0;k<7;k++)
       {
       printf("%s ",pribadi[k].nama);
       printf("%d ",pribadi[k].lahir.tahun);
       printf("%s \n",pribadi[k].asal);
       }
       getch();
       return 0;
}

Deskripsi Singkat
Penggalan kode program diatas merupakan penggalan kode program menampilkan anggota struktur. Didalam struct tersebut terdapat beberapa tipe data yang akan digunakan secara bersama-sama oleh beberapa data. Dimana program tersebut merupakan soal dari latihan 3.1 modul VI.
Berikut dapat dijelaskan mengenai program tersebut.
1.    Pada program sudah dideklarasikan struct beberapa struct seperti ada baris 6 s/d 15.
2.    Struct biodata pribadi adalah suatu struct yang mengambil anggota dari struct diatasnya. Misalnya struct biodata pribadi mengambil anggota struct biodata, struct biodata mengambil anggota struct tanggal. Jadi dapat disimpulkan pada struct biodata pribadi berisikan anggota dari struct tanggal, dan struct biodata. Dapat dilihat pada baris 17 s/d 23.
3.    Penampilan dari pada anggota struct biodata pribadi dapat dilihat pada baris 26 s/d 31.
4.    Berikut hasil program dapat dilihat pada gambar 3.
Gambar 3. Tampilan program latihan VI3.1

Coding 4
Source CodeLatihan modul VI3.2
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

21
22
23
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main(void)
{
       int hh = 11, bb = 4, tttt = 1997;
       struct biodata {
       char *nama;//pointer sebagai anggota dari struktur
       int *hari;
       int bulan;
       int *tahun;
       char *asal;
       }
       pribadi,*ptrPrib;
       ptrPrib = &pribadi;
       pribadi.nama = "Asri";
       pribadi.hari = &hh;
       pribadi.bulan = bb;
       pribadi.tahun = &tttt;
       pribadi.asal = "Pinrang";
printf("%s \t %d \t %d \t %d \t %s\n",ptrPrib->nama,*ptrPrib hari,ptrPrib->bulan, *ptrPrib->tahun, ptrPrib->asal);
       getch();
       return 0;
}

Deskripsi Singkat
Penggalan kode program diatas merupakan penggalan kode program menampilkan pointer sebagai anggota dari struktur. Dimana program tersebut merupakan soal dari latihan 3.2 modul VI.
1.    Pada program terdapat beberapa tipe data pointer seperti pada baris 7 s/d 11.
2.    Data pada masing-masing variable ditampilkan dengan cara memanggil alamat dari ponter variable tersebut, seperti pada baris 13 s/d 20.
3.    Berikut hasil program dapat dilihat pada gambar 4.
Gambar 4. Tampilan program latihan VI3.2

Coding 5
Source CodeSoal Modul VI.f
1
2
3
4
5

6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main(void)
{
       char pelangi[7][7]={"merah","jingga","kuning","hijau","biru","nila","ungu"};
       printf("=== Latihan modulVI.f. Ketut Agus Seputra ===\n");
       printf("Warna Pelangi\n");
       tampil(pelangi);
       getch();
       return 0;
}
int tampil(char pelangi[7][7])
{
       int i;
       for(i=0;i<7;i++)
       {
              printf("%s\n",pelangi[i]);
       }
}

Deskripsi Singkat
Penggalan kode program diatas merupakan penggalan kode program menampilkan suatu array 2 dimensi. Dimana program tersebut merupakan soal tugas VI.f  modul VI.
Berikut soal nomor f.
Buatlah array 2-dimensi yang merepresentasikan warna pelangi.
Berikut penjelasan programnya.
1.    Pada kode diatas sudah terdapat sudatu array dengan nama pelangi. Dengan beberapa anggota. Seperti pada baris 5.
2.    Array tersebut akan ditampilkan menjadi susunan warna pelangi dengan sebuah fungsi tampil, seperti dapat dilihat pada baris 12 s/d 18.
3.    Fungsi tampil tersebut dipanggil pada fungsi utama untuk menampilkan isi array pelangi tersebut, seperti pada baris 8.
4.    Berikut hasil program dapat dilihat pada gambar 6.
Gambar 5. Tampilan program soal VI.f

Coding6
Source CodeSoal Modul VI.g
1
2
3
4
5
6
7

8
9
10
11

12
13

14
15
16
17
18
19
20

21
22
23
24
25
26
27
28
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main(void)
{
       int hasil[100][2];
       int baris,kolom;
for ( baris = 0; baris < 100; baris++)//perulangan untuk mendapatkan nilai x
       {
              hasil[baris][0]=baris+1;//fungsi untuk mendapatkan nilai x
       }
for ( baris = 0; baris < 100; baris++)//perulangan untuk mendapatkan nilai y
       {
       hasil[baris][1]=(2*hasil[baris][0])-3;//fungsi untuk mendapatkan nilai y
       }
       printf("=== Soal Latihan VI.g. Ketut Agus Seputra ===\n");
       printf("Fungsi y=2x-3\n\n");
       printf("   X   Y\n\n");
       for(baris=0;baris<100;baris++)//perulangan untuk menampilkan baris hasil
       {
       for ( kolom = 0; kolom < 2; kolom++)//perulangan untuk menampilkan kolom hasil
              {
                     printf("%4d",hasil[baris][kolom]);//menampilkan matrik hasil
              }
              printf("\n");
       }
       getch();
       return 0;
}

Deskripsi Singkat
Penggalan kode program diatas merupakan penggalan kode program menampilkan suatu array 2 dimensi, yang menggunakan fungsi y=2x-3. Dimana program tersebut merupakan soal tugas VI.g  modul VI.
Berikut soal nomor g.
Buatlah array 2-dimensi yang merepresentasikan 100 titik pada garis
y = 2x − 3
Berikut penjelasan programnya.
1.    Pada program diatas terdapat array dengan hasil yang belum berisi angota. Seperti pada baris 5.
2.    Array tersebut akan diisi anggota dengan menggunakan fungsi y=2x-3.
3.    Untuk itu langkah pertama adalah mencari anggota bari baris 1-100 dengan kolom 0 sebagai nilai x. Nilai x tersebut diperoleh dari perulangan 1 s/d 100. Seperti pada baris 7 s/d 10.
4.    Setelah didapatkan nilai x baris 1-100, maka dicari nilai y, dengan rumus 2x-3, dimana nilai x yang sudah diperoleh tadi dimasukkan kedalam rumus tersebut. Seperti pada baris 11 sampai 14.
5.    Setelah kedua proses tersebut selesai, maka jadilah matrik hasil[100][2].
6.    Matrik akan ditampilkan dengan menggunakan perulangan bersarang seperti pada baris 20 s/d 23.
7.    Berikut hasil program dapat dilihat pada gambar 6.
Gambar 6. Tampilan program soal VI.g

Coding 7
Source CodeSoal Modul VI.i
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
int main(void)
{
       int jum, i, ulang;
       struct data
       {
              int no;
              char nama[20], nim[10];
              char nilai [1];
       };
       struct data mhs[10];
       do{
       printf("Masukkan jumlah data maksimal 10 : ");
       scanf("%d", &jum);
       if(jum>10)
       {
              printf("Masukkan Maksimal 10 kali!\n");
       }
       else
       {
       for ( i = 0; i < jum; i++)
       {
             
              printf("Masukkan data ke %d :\n",i+1);
              printf("Masukkan Nomor Mahasiswa : ");
              scanf("%d",&mhs[i].no);
              printf("Masukkan NIM Mahasiswa : ");
              scanf(" %s",&mhs[i].nim);
              printf("Masukkan Nama Mahasiswa : ");
              scanf(" %[^\n]s",&mhs[i].nama);
              printf("Masukkan Nilai Mahasiswa : ");
              scanf(" %s",&mhs[i].nilai);
              system("cls");
       }
              printf("=================================\n");
              printf("|No| NIM |        NAMA       |NILAI|\n");
              printf("=================================\n");
       for ( i = 0; i < jum; i++)
       {
              printf("|%2d|",mhs[i].no);
              printf("%5s|",mhs[i].nim);
              printf("%19s|",mhs[i].nama);
              printf("%2s|",mhs[i].nilai);
              printf("\n");
       }
       }
       printf("\nUlang [1/0]");
       scanf("%d",&ulang);
       }while(ulang == 1);
       getch();
       return 0;
       }

Deskripsi Singkat
Penggalan kode program diatas merupakan penggalan kode program menampilkan anggota dari struct yang anggotanya didapatkan dari masukkan pengguna. Dimana program tersebut merupakan soal tugas VI.i  modul VI.
Berikut soal nomor i.
Buatlah sistem pendataan nilai mahasiswa menggunakan Struktur yang terdiri dari:
Nomor
NIM
Nama Mahasiswa
Nilai (misalnya A, B atau D)
Sistem pendataan nilai tersebut mengijinkan kita untuk memasukan (input) seluruh data tersebut untuk maksimum 10 mahasiswa saja. Setelah seluruh data selesai dimasukan, lalu pada layar akan ditampilkan (output) seluruh data tadi.
Berikut penjelasan programnya.
1.    Pada kode program diatas, terdapat struct data mhs[10], yang anggotanya marupakan anggota dari struct data, dimana struct data tersebut memiliki beberapa anggota dengan tipe data berbeda. Dapat dilihat pada baris 7 s/d 13.
2.    Program akan mengecek inputan jumlah masukkan data, jika jumlah masukkan data yang diinputkan melebihi 10, maka akan muncul pesan jumlah masukan maksimal 10 dan akan muncul perintah ulang atau tidak. Jika tidak atau jumlah yang dimasukkan dibawah 10, maka program akan dijalankan. Seperti pada baris 20 s/d 51.
3.    Program akan menerima masukkan data seperti pada baris 26 s/d 37 sesuai dengan jumlah data yang dimasukkan tadi.
4.    Setelah semua data diterima maka program akan menampilkan semua isi struct data mhs[10] sesuai dengan data yang dimasukkan tadi, seperti pada baris 38 s/d 49.
5.    Setelah semua proses tadi dilalui, maka program akan memunculkan pilihan ulang atau tidak, jika pengguna memasukkan angka 1 maka program akan diulang dari pertama.
6.    Berikut hasil program dapat dilihat pada gambar 7 dan gambar 8.
Gambar 7. Tampilan program soal VI.i

Gambar 8. Tampilan program soal VI.i

Coding 8
Source CodeSoal tugas VI. 1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123
124
125
126
127
128
129
130
131
132
133
134
135
136
137
138
139
140
141
142
143
144
145
146
147
148
149
150
151
152
153
154
155
156
157
158
159
160
161
162
163
164
165
166
167
168
169
170
171
172
173
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<stdlib.h>
int baris, kolom,b1=2,k1=2,b2=2,k2=2;
int main(void)
{
       float matriks[2][2],matriks2[2][2];
       int ulang,menu;
       ulang='y';
       do{
              system("cls");
       printf("=== Ketut Agus Seputra===\nMasukkan element matriks 1: \n");
       for(baris=0;baris<b1;baris++)
       {
              for(kolom=0;kolom<k1;kolom++)
              {
                     printf("Matriks [%i][%i] : ",baris+1,kolom+1);
                     scanf("%f", &matriks[baris][kolom]);
              }
       }
       printf("Masukkan element matriks 1: \n");
       for (baris=0;baris<b2;baris++)
       {
              for(kolom=0;kolom<k2;kolom++)
              {
                     printf("Matriks2 [%i][%i] : ",baris+1,kolom+1);
                     scanf("%f",&matriks2[baris][kolom]);
              }
       }
       printf("Matriks anda adalah : \n");
       tampil_matriks(matriks,matriks2);
       printf("Pilihan Menu : \n");
       printf("1. Penjumlahan.\n2. Pengurangan.\n3. Perkalian.\n4. Pembagian.\n0. Keluar\n");
       printf("Masukkan pilihan menu : ");
       scanf("%d",&menu);
       switch (menu)
       {
       case 1:
              system("cls");
              printf("Menu Penjumlahan.\n");
              penjumlahan(matriks,matriks2);
              break;
       case 2:
              system("cls");
              printf("Menu Pengurangan.\n");
              pengurangan(matriks,matriks2);
              break;
       case 3:
              system("cls");
              printf("Menu Perkalian.\n");
              perkalian(matriks,matriks2);
              break;
       case 4:
              system("cls");
              printf("Menu Pembagian.\n");
              pembagian(matriks,matriks2);
              break;
       default:
              printf("Menu salah.\n");
              system("exit");
              break;
       }
       printf("Ulang [1/0] : ");
       scanf("%d",&ulang);
       }while(ulang == 1);
       getch();
       return 0;
}
int penjumlahan(float matriks[2][2], float matriks2[2][2])
{
       float jumlah[2][2];
       for(baris=0;baris<b1;baris++)
       {
              for ( kolom = 0; kolom < k1; kolom++)
              {
                     jumlah[baris][kolom]=matriks[baris][kolom]+matriks2[baris][kolom];  
              }
       }
       tampil_matriks(matriks,matriks2);
       printf("Hasil Penjumlahan matriks diatas adalah \n");
       for (baris = 0; baris < 2; baris++)
              {
                     for ( kolom = 0; kolom < 2; kolom++)
                     {
                           printf("%2.0f",jumlah[baris][kolom]);
                     }
                     printf("\n");
              }
}
int pengurangan(float matriks[2][2], float matriks2[2][2])
{
       tampil_matriks(matriks,matriks2);
       printf("Hasil Pengurangan matriks diatas adalah \n");
       for (baris=0; baris<b1; baris++){
              for (kolom=0; kolom<k2; kolom++){
                     printf("%2.0f ",matriks[baris][kolom]-matriks2[baris][kolom]);
              }
              printf("\n");
       }
}
int perkalian(float matriks[2][2], float matriks2[2][2])
{
       float hasil[2][2];
       int k;
       tampil_matriks(matriks,matriks2);
       printf("Hasil Perkalian matriks diatas adalah \n");
       for (baris=0; baris<b1; baris++){
              for (kolom=0; kolom<k2; kolom++){
                     hasil[baris][kolom]=0;
                     for (k=0; k<k1; k++){
                            hasil[baris][kolom]+=matriks[baris][k]*matriks2[k][kolom];
                     }
                     printf("%2.0f ",hasil[baris][kolom]);
              }
              printf("\n");
       }
}
int pembagian(float matriks[2][2], float matriks2[2][2])
{
       float hasil[2][2],detB,matriks2invers[2][2];
       int k;
       detB = 1/((matriks2[0][0]*matriks2[1][1])-(matriks2[0][1]*matriks2[1][0]));
       matriks2invers[0][0] = detB*matriks2[1][1];
       matriks2invers[0][1] = detB*(-matriks2[0][1]);
       matriks2invers[1][0] = detB*(-matriks2[1][0]);
       matriks2invers[1][1] = detB*matriks2[0][0];
       for (baris=0; baris<b1; baris++){
              for (kolom=0; kolom<k2; kolom++){
                     printf("%2.0f ",matriks[baris][kolom]);
              }
              if(baris==0) printf(" x ");
              else printf("\t \t");
              for (kolom=0; kolom<k2; kolom++){
                     printf("%2.0f ",matriks2invers[baris][kolom]);
              }
              printf("\n");
       }
       printf("Hasil Pembagian:\n");
       for (baris=0; baris<b1; baris++){
              for (kolom=0; kolom<k2; kolom++){
                     hasil[baris][kolom]=0;
                     for (k=0; k<k2; k++){
                     hasil[baris][kolom]+=matriks[baris][k]*matriks2invers[k][kolom];
                     }
                     printf("%2.0f ",hasil[baris][kolom]);
              }
       printf("\n");
       }
}
int tampil_matriks(float matriks[2][2], float matriks2[2][2])
{
       for (baris = 0; baris < b1; baris++)
       {
              printf("|");
              for (kolom = 0; kolom < k1; kolom++)
              {
                     printf("%2.0f",matriks[baris][kolom]);
              }
              printf("|  |");
              for ( kolom   = 0; kolom < k2; kolom++)
              {
                     printf("%2.0f",matriks2[baris][kolom]);
              }
              printf("|");
              printf("\n");
       }
}

Deskripsi Singkat
Penggalan kode program diatas merupakan penggalan kode program menampilkan matriks dengan beberapa perhitungan matematika. Dimana program tersebut merupakan soal tugas 1  modul VI.
Berikut soal nomor 1.
Buatlah program untuk menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dua buah matrix ordo 2 dengan bilangan yang dapat diinput! Tampilan di layar sbb:
PERHITUNGAN MATRIX
[1] penjumlahan
[2] pengurangan
[3] perkalian
[4] pembagian
[0] keluar
Berikut penjelasan programnya.
1.    Program ini merupakan program perhitungan matrik. Pengguna memasukan 2 buah matrik dengan ordo 2x2. Pada penggalan kode diatas terdapat 2 variabel matrik seperti pada baris 7.
2.    inputan matrik dapat dilihat pada baris 13 s/d 29. Dimana matrik dimasukkan dengan menggunakan perulangan dari 0 sampai 2 untuk menentukan baris dan kolom.
3.    Setelah semua matrik diterima maka program akan memunculkan pilhan menu perhitungan, pengguna akan memasukkan menu tersebut. Menu tersebut akan diproses menggunakan case, dimana masing-masing menu memiliki case masing-masing. Serta didalam case menu tersebut sudah terdapat pemanggilan fungsi sesuai dengan perhitungan yang diinginkan. Dapat dilihat pada baris 35 s/d 63.
4.    Pada menu penjumlahan. Matrik yang dimasukkan tadi diterima akan diproses sesuai dengan parameter pada fungsi penjumlahan.Proses penjumlahan sangat sederhana. Matriks 1 dan matriks2 dijumlahkan dengan cara menjumlahkan isi indeks yang sama. misalnya matriks1[1][1] dijumlahkan dengan matriks 2[1][1]. dengan menggunakan perulangan untuk mendapatkan semua indeks dari matriks tersebut. Dapat dilihat pada baris 73 s/d 70.
5.    Kemudian hasil penjumlahan tersebut ditampilkan dengan perulangan juga, seperti dapat dilihat pada baris 82 s/d 90.
6.    Pada proses pengurangan juga sederhana hampir sama dengan penjumlahan matriks, yaitu dengan mengurangkan isi indeks yang sama. Dapat dilihat pada baris 95 s/d 102.
7.    Pada menu perkalian proses sedikit lebih sulit. Perkalian matriks dilakukan dengan cara mengalikan kolom matriks 1 dengan baris matriks 2. Untuk melakukan perkalian matriks komol matriks1 harus sama dengan baris matriks2. prosesnya seperti ini, missal untuk mendapatkan matrik hasil[1][1] didapatkan dengan cara (matriks1[1][1]*matriks2[1][1])+ (matriks1[1][2]*matriks2[2][1]) dan begitu seterusnya sesuai indeks matriks tersebut. Dan kemudian hasilnya ditampilkan. Dapat dilihat pada baris 110 s/d 120.
8.    Proses pembagian merupakan proses yang paling sulit. Karena pada proses pembagian terdapat tiga proses, yitu yang pertama harus dicari dulu determinan dari matriks2, setelah itu baru kemudian dicari invers dari matriks 2 terebut. Dan yang terakhir adalah mengalikan matriks1 dengan invers matriks 2 tadi. Proses dapat dilihat pada baris 126 s/d 154.
9.    Berikut hasil program dapat dilihat pada gambar 9 dan gambar 10.
Gambar 9. Tampilan program soal 1.

Gambar 10. Tampilan program soal 1.






0 komentar:

Poskan Komentar

 
Toggle Footer