Breaking News
Loading...
Senin, 28 Januari 2013

Inovatif Learning



TUGAS INOVATIF LEARNING
Learning Management System (LMS) versus Edmodo
  1. Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang begitu cepat saat ini telah mengubah paradigma masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi tidak terbatas lagi pada media cetak dan elektronik, serta terbatas pada jarak dan waktu. Semua itu terjadi karena adanya teknologi internet seperti saat ini. Internet telah merubah berbagai bidang kehidupan masyarakat, salah satunya yaitu bidang pendidikan. Masyarakat tidak lagi butuh buku banyak untuk mereka baca, melainkan cukup mencarinya melalui internet. Seiring perkembangan tersebut, mulai saat ini telah dikembangkan suatu sistem pendidikan yang bisa menangani pembelajaran tanpa melalui tatap muka langsung antara peserta didik dengan pendidiknya. Suatu sistem yang pendidikan yang lebih efisien dan efektif, tetapi tanpa mengganggu sistem pendidikan yang utama. Sistem pendidikan yang dimaksud disini adalah suatu sistem yang membantu peserta didik dan pendidik dalam komunikasi belajar mengajar, baik dalam penyampaian materi, pemberian tugas, pengumpulan tugas, pemberian kuis, bahkan ujian online. Sistem tersebut yang saat ini disebut sebagai ELearning atau belajar online, melalui Elearning inilah diharapkan dapat membantu aktivitas belajar mengajar menjadi lebih efektif dan efisien.
  1. Pengertian Learning Management System (LMS)
Istilah E-Learning mengandung pengertian luas. Salah satu pengertian elearning yang dikutip oleh romi(2007) dalam ilmu komputer(2008) yang diterima banyak pihak misalnya dari Darin E. Hartley (Hartley,2001) yang menyatakan:
Elearning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampainya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet, atau media jaringan komputer lainnya.
Romi Satria Whono (2007) dalam ilmu komputer (2008), menyatakan bahwa terdapat bentuk termitologi yang sering dikaitkan dengan elearning, seperti pada gambar 1.
Gambar 1. Berbagai termitologi yang berhubungan dengan elearning. Sumber : ilmukomputer.com
Dalam proses pembelajaran elearning dibutuhkan suatu sistem yang dapat menangani kebutuhan elearning tersebut, sistem tersebut dinamakan sebagai Learning Management System (LMS). LMS ini merupakan suatu Course Management System (CMS) yang pada umumnya dibangun berbasis web, yang dijalankan pada sebuah server yang nantinya diakses oleh peserta didik atau pengajar yang terlibat dalam pembelajaran elearning tersebut.
Pada umumnya CMS memberikan tools bagi instruktur atau pendidik untuk mengatur akses control, sehingga hanya orang yang sudah terdaftar dalam sistem saja yang dapat mengkases segala konten yang disediakan sesuai dengan fungsi dari masing-masing fitur dalam CMS tersebut. CMS yang dirancang secara sederhana harus memberikan pelayanan seperti upload atau share materi, diskusi online, chatting, pelaksanaan kuis, serta pelaksanaan ujian online. Sehingga diharapkan CMS tersebut dapat membantu pelaksanaan belajar mengajar menjadi lebih efisien dan efektif.
Banyak CMS yang bisa menyediakan fitur terkait dengan LMS, salah satunya yaitu moodle. Moodle merupakan salah satu conoh CMS yang diperkenalkan oleh Martin Dougiamas, seorang computer scientist dan educator yang menghabiskan waktunya untuk mengembangkan LMS disalah satu perguruan tinggi di Perth Australia.
Ada beberapa alasan mengapa moodle banyak digunakan, yaitu:
  1. Free Open Source
Moodle berada berada dibawah bendera open source dengan demikian semua orang dapat mengembangkannya secara gratis.
  1. Ukuran kecil, kemampuan maksimal
Dengan ukuran yang kecil, moodle mampu menangani aktivitas belajar mengajar dengan jumlah peserta didik hinggan 50.000 orang.
  1. Dilandasi oleh educational philosophy
Moodle tidak dibangun oleh computer scientist murni, melainkan berdasarkan pada pengalaman dan latar pendidikan dibidang ilmu pendidikan.
  1. Mempunyai komunitas besar dan saling berbagi
Komunitas pengguna moodle tergabung dalam suatu organisasi yaitu www.moodle.com.
  1. Edmodo sebagai jejaring social elearning.
Jejaring social adalah suatu struktur social yang dibentuk dari simpul-simpul individu dan organisasi dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik. Jejaring social memandang hubungan sebagai simpul dan ikatan.
Saat ini model pembelajaran elearning mulai dikembangkan dengan mengadopsi jejaring social. Salah satu elearning yang mengikuti sistem jejaring social adalah edmodo. Konsep edmodo sama dengan CMS, hanya saja edmodo lebih bersifat ke jejaring social.
Secara lebih jelas akan dibedakan mengenai Edmodo dan Moodle pada tabel 1.
No
Indikator
Edmodo
Moodle
1
Konsep
Jejaring Sosial
Course Management System
2
Kecepatan
Lebih Cepat
Sesuai dengan server yang dikembangkan.
3
Pengembangan
Tidak perlu instal
Harus diinstal pada server sesuai dengan kebutuhan.
4
Tampilan
Lebih mendunia, karena tampilan menyerupai facebook.
Sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengembang.
5
Pengaturan
Tidak perlu pengaturan macam-macam, tinggal daftar dan pakai.
Pengaturan mulai dari install pada server, tampilan, dan konfigurasi lain-lain sesuai dengan kebutuhan.
5
Akses publik
Diakses oleh semua orang, serta dapat digunakan oleh semua orang.
Diakses oleh penguna sistem saja, sesuai dengan pengaturan oleh pengembang. Bisa diakses internet ataupun jaringan local biasa.

Demikian dapat dijelaskan mengenai Elearning, Learning Management System, Course Management System, Moodle, Edmodo, serta perbedaan Moodle dengan Edmodo.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer